Yogyakarta, 15 Desember 2014 ---
Menteri
Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Anies Baswedan menyampaikan
bahwa pihak Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) sedang
mengkaji beberapa hal rutin yang perlu dibiasakan pada peserta didik
seperti membaca buku bersama, menyanyikan lagu-lagu cinta tanah air,
berdoa, piket kelas, olah raga dan rutinitas lain yang baik. Hal ini
bertujuan untuk membentuk kebiasaan yang baik untuk anak didik sejak
dini.
Dalam hal pembacaan doa, Mendikbud ingin agar
kegiatan sekolah memulai hari pelajaran dengan membaca doa dan menutup
hari belajar juga dengan doa. "Adapun isi doa sedang kami konsultasikan
kepada Kementerian Agama. Kami sedang menunggu tindak lanjut dan
rekomendasi dari Kementerian Agama," kata Anies di Yogyakarta, Selasa
(15/12/2014).
Menanggapi ramainya pemberitaan mengenai dirinya
yang diberitakan melarang doa di sekolah, Anies Baswedan dengan tegas
nyatakan berita tersebut sama sekali tidak benar. Menurutnya, justru
Kemdikbud ingin mendorong suasana belajar yang mencerminkan tujuan
pendidikan nasional. Yaitu anak-anak yang beriman, bertakwa dan cinta
tanah air. "Tidak benar mau melarang. Ini lagi fokus Kurikulum 2013, kok
malah dikatakan menghapus doa di sekolah. Masa saya melarang doa.
Ada-ada aja, " ujar Anies menutup keterangannya.





0 komentar:
Posting Komentar