18 Oktober 2015. Desa Singakerta, Ubud. Jam 7:00 pagi waktu Bali, cuaca pada hari itu lumayan agak dingin, mungkin karna sejak dini hari daerah di sekitaran Ubud sudah di guyur hujan, cahaya matahari juga yang biasanya terlihat istimewa berwarna ke’emasan khas cahaya pagi hari sama sekali tidak terlihat.
Pagi itu saya memang sengaja bangun pagi karna ingin sekali bisa memotret anak-anak yang berjalan menuju sekolah mereka, dan saya agak kecewa ketika melihat cuaca kurang bersahabat karna habis di guyur hujan dan saat ini masih sedikit gerimis, terbayang dikepala saya pasti nanti susah untuk menemukan anak-anak sekolah kalo cuacanya seperti ini, belum lagi sekolah yang saya tuju sebenernya saya belum tau seperti apa? hanya berbekal bertanya dengan orang-orang disekitar tempat saya menginap, dan dari petunjuk mereka saya memutuskan ke SD 2 Singakerta, Ubud, Bali. Walaupun agak kecewa dengan cuaca, dan dalam perjalanan juga sempat bertanya-tanya dalam hati terusin nggakya, atau balik aja ke hotel dan lanjut tidur lagi. Untungnya saya tetap melangkah ke tujuan, karna sesampainya disana ternyata nggak butuh waktu lama buat menemukan apa yang saya cari. Satu persatu saya bisa melihat anak-anak itu berjalan atau bersepeda dengan riangnya menuju sekolah, dan sayapun mulai menyapa mereka dengan ramah, dan kemudian mulai memotret mereka.
Ternyata hari ini tidak ada proses belajar-mengajar, hari ini adalah hari pemantapan menjelang ujian bagi anak kelas 6SD, sedangkan buat adik kelas mereka hari ini adalah hari bersih-bersih sekolah, pantas saja saya lihat beberapa anak ada yang membawa sapu lidi dari rumahnya. dan yang paling menarik setelah bersih bersih selesai mereka tidak lupa untuk memberi sesaji di tempat-tempat tertentu, sebagai perwujudan dari ketaatan spiritual mereka. 
































0 komentar:
Posting Komentar